01/13/2009
LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAHSA INDONESIA
PENINGKATAN PEMBELAJARAN MEMBACA DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE SISWA KELAS IX-A SMP NEGERI xxx
ABSTRAK
xxxxx, 2007. Peningkatan Pembelajaran Membaca dengan Metode
Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Kelas IX-A SMP Negeri
Kata-kata Kunci : peningkatan, membaca, metode Kooperatif Tipe Think-Pair
Share.
Membaca merupakan suatu proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang disampaikan oleh penulis melalui media bahasa tulisan (Tarigan, 1994:7). Tujuan membaca meliputi mendapat alat tertentu, mendapat hasil yang berupa prestise, memperkuat nilai-nilai pribadi atau menghindarkan diri dari kesulitan, menurut Waples (dalam Nurhadi, 1987:136). Pembelajaran membaca pada penelitian ini diarahkan pada membaca untuk kelas IX-A SMP Negeri xxx dengan tipe Think-pair-share. Metode dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan sangat berperan terutama dalam proses belajar mengajar agar hasil yang didapat meningkat secara maksimal.
Metode kooperatif merupakan suatu strategi pembelajaran di mana siswa belajar bersama dalam kelompok-kelompok yang memiliki tingkat kemampuan yang berbeda dan saling membantu satu sama lain (Ibrahim, 2005:10).
Pembelajaran membaca pada kelas IX sudah sesuai dengan kompetensi dasar pada
penelitian ini, peneliti menggunakan dua kompetensi dasar. Tujuan pembelajaran
kooperatif untuk mencapai setidak-tidaknya pembelajaran penting yaitu
kemampuan akademik, penerimaan terhadap perbedaan individu, pengembangan
keterampilan sosial menurut Arends (dalam Ibrahim, 200:7-9).
Sasaran penelitan adalah siswa kelas IX-A SMPN xxx, pengumpulan
data dalam penelitian ini adalah dengan lembar aktivitas guru dan siswa, hasil
belajar pada setiap siklus, dan respon siswa setelah menggunakan penelitian
tindakan kelas terdiri atas 4 tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) implementasi dan
observasi, (3) refleksi, dan (4) revisi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru dan siswa pada
setiap siklus mengalami peningkatan. Tampak pada siklus pertama aktivitas guru
yang dominan menyampaikan pendahuluan dan materi, membantu siswa untuk
merefleksikan pembelajaran yang sedang berlagsung. Pada siklus kedua aktivitas
guru yang dominan adalah membimbing dan melatih siswa dalam pembelajaran
membaca cepat, memberi umpan balik kepada siswa. Aktivitas siswa pada setiap
siklus pun juga mengalami peningkatan, pada siklus pertama aktivitas siswa yang
dominan adalah bertanya jawab pada guru tentang membaca. Pada siklus kedua
adalah memperhatikan penjelasan guru dan merefleksikan materi pelajaran,
aktivitas siswa yang dominan adalah bertanya jawab pada guru tentang membaca
merefleksikan materi pelajaran.
Hasil belajar siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan, pada siklus
pertama nilai rata-rata membaca debah adalah 75,5. Pada siklus kedua nilai rata
rata membaca cepat adalah 83,1 mengalami kenaikan sebanyak 7,6 dari siklus
pertama. Angket siswa pada siklus pertama dan kedua jumlah angket yang
tersebar adalah 40 dari tersebarnya angket dapat diketahui bahwa secara
keseluruhan siswa memberikan tanggapan yang positif dari proses pembelajaran
yang telah berlangsung. Demikian halnya angket guru yang secara keseluruhan
persentasenya muncul sebanyak 100% dari siklus pertama dan kedua. Jawaban
terdiri atas empat, yaitu ya, cukup, kurang dan tidak. Pada angket guru dan siswa
terlihat adanya peranan penggunaan metode kooperatif tipe Think-Pair-Share
dalam pembelajaran sangat berperan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
.....................dst. hub 081913127080
15:40 Permalink | Comments (5) | Email this | Tags: penelitian pendidikan


Comments
bagaimana cara memperoleh file lengkapnya? mohon informasi.
Posted by: sukisno | 01/15/2009
mohon diberi file lengkap
Posted by: salunding | 01/19/2009
Mohon dapat dditampilkan KI nya secara lengkap
Posted by: Edwar Syam | 02/03/2009
MOhon info yang lengkap mengenai laporan PTK ini.
Terima kasih.
Posted by: Ecy | 03/15/2009
mohon di beri info selengkapnya..
Posted by: ina | 05/18/2009
Post a comment